Minggu, 02 Mei 2021

 

Bitung 19 Februari 2021.

Salam pengabdian

JPKP siap melayani.

 

1 melakukan pendampingan terhadap saudara .

Nama : Adji Satrio Abraham

Alamat perum Torang punya sagerat weru 2

Kec :Matuari.

 

2 mengalami kecelakaan tunggal pada hari Senin tgl 16 pada jam 2 30 subuh ..dan oleh warga setempat mereka membawa pasien ke RS manembo2 ,setelah sampai di RS tim medis langsung mengambil tindakan ,dan kakanya langsung ke RS juga ,tapi karena terkendali biaya tidak mempunyai uang, kakanya meminta kepada dr agar membawa plng adiknya ke rumah ,dengan menanda tangani srt pernyataan plng atas permintaan sendiri..

.

3. Setelah plng ke rumah pasien mengalami kejang2 dan tidak sadarkan diri ,dan pada saat itu ,pala di kelurahan setempat ,yaitu BPK ROY tatamang datang ke rumah saya meminta saya mendampingi pasien karena melihat situasi pasien sangat memprihatinkan ,dan saat itu juga saya langsung ke rumahnya inginembawa pasien ke RS ,tapi Omanya mengatakan bahwa kalau ke RS bagaimana kasian anak ini ada BPJS tapi sdh menunggak ,tapi saya langsung minta kepada kakanya agar supaya Membawa langsung pasien ke RS.

 

4. Setelah masuk ke RS langsung di observasi ,di periksa semua ,dan ternyata pasien mengalami keretakn di kepala yg cukup parah ,,oleh tim medis ,langsung meminta kepada keluarga agar pasien. Segara di rujuk ke RS prof Kandow ,saat itu juga langsung di bawa pada jam 1 malam.

 

5. Setelah sampai di RS pada jam 2 subuh pasien langsung di layani di observasi semua dan di rawat ,setelah bertahan selama 14 jam dan pada jam 3 30 pasien menghembuskan nafas terakhir..

 

6. saya bersama ibu ketua JPKP DPD kota Manado, ibu

Lily anacya segera menyelesaikan administrasinya dengan membawa berkas2 pendukung dan dilayani dengan baik dengan mengikuti prosedur RS ....dan saat itu juga dalam persiapan plng ke Bitung semua persiapan jenasah sdh di siapkan semua..

 

7. Saya berterima kasih kepada timedis ,ketua JPKP DPD kota Manado dalam hal ini ibu Lily anacya ,serta anggota JPKP DPD kota bItung BPK kifli olii dan Alo pulukadang yg sdh membantu ambulance dan BPK Iskandar yg turut mendampingi pasien serta kepala lingjkungan ,RT setempat IBu lurah serta BPK camat ,yg turut membantu dalam penyelesaian berkas 2 yg di perlukan. Demikian laporan dari saya.

TTD

Conny Mandagi

Wakil bendahara

CC :KETUA DPD KOTA BITUNG

CC KETUA DPW PROPINSI.

CC KETUA UMUM DPP.

 





 

BITUNG 11 February 2021

Selamat Pagi,

Salam Pengabdian,

Tanpa syarat JPKP SIAP MELAYANI

Relawan JPKP DPC Kota Bitung, melaksanakan Kegiatan Pendampingan terhadap salah satu warga di Kelurahan Wanguerer Kecamatan Girian Kota Bitung, an. GLADYNE M. BASINUNG. umur 22 Tahun, Jenis Kelamin Perempuan, yang saat ini mempunyai masalah dengan kadungannya, bayi yang di kandung berumur 7 bln meninggalnya dalam kandunganya, Relawan JPKP dengan mendapat Petunjuk dari Ketua JPKP Bitung langsung mengambil tindakan untuk mengokroscek kebenaran laporan yang diterimah oleh ketua JPKP kota bitung, sehingga pada puku. 08.00 wita. Beberapa Relawan JPKP ibu vera kooroh (KKPO) dan Ibu Khoni Mandagi devis Sosial bersama ibu. Aldovina Anggota JPKP Kecamatan Girian segera datang kerumah ibu Gladyne M. Basinung yang bertempat tinggal di pesisir pantai wangurer kecamatan girian untuk mengadakan pendapingan dengan meminta keterangan kepada ibu gladyne dengan apa yang menjadi keluhanya dengan keterangan darinya beberapa relawan JPKP ibu Vera serta ibu khoni serta ibu aldovine langsung meminta petujuk dari ketua JPKP DPC Kota Bitung langsung mengambil tindakan untuk memdampingi buat ibu Gladyne ke RS. manembo nembo dan langsun dilayani dengan pemeriksaan awal setelah mendapatkan hasil pemeriksaan ditahap awal pihak rumah sakit Rs. Manembo nembo langsung memberikan rujukan ke rumah sakit Hermana Lembean maka saat itu ibu vera dan ibu Khoni serta ibu aldovin mendapingi pasien ibu gladine kerumah sakit yang di tujuh untuk dirawat lebih lanjut pada saat itu juga relawan JPKP langsung membantu juga untuk pasien ibu gladyne diperiksa lebih lanjut oleh rumah sakit Hermana lembean dengan hasil pemeriksaan timedis pasien ibu gladine harus di operasi pada hari sabtu 13 februari 2021.dengan HARUS mbayar biaya rumah sakit 11 jta. dan HARUS panjar 5 jta,Sedangkan ibu gladyne sudah memiliki BPJS mandiri tapi BPJS mandiri nanti diaktifkan pada 25 Februari 2021,Pasien,keluarga dan Relawan JPKP kembali pulang untuk persiapan operasi pada hari yang sudah ditentukan oleh timedis dirumah sakit Hermana Lembean.

Membaca laporan dari rekan2 JPKP yang mendampingi Pasien KETUAN JPKP BITUNG kelihatanya SANGAT GERAM menurutnya KENAPA MASIH ADA RUMAHSAKIT DI SULAWESI UTARA YANG HARUS MENGUTAMAKAN UANG DULU Sedangkan Keluarga Ini Tergolong Keluarga Kurang Mampu APA SEPERTI INI REGULASI RS HERMANA LEMBEAN KABUPATEN MINUT SULAWESI UTARA?

Ketua JPKP Dpd Bitung karena merasa kejadian ini sangat GANJIL beliau langsung membuat laporan sementara yang di tujukan Kpd KETUA UMUM JPKP dan Pic Sosial JPKP DPP di Grub JPKP SUL-UT dan Grub JPKP INDONESIA & DUNIA.

Sangat kelihatan dalam jawaban KETUA UMUM JPKP dalam GRUB Beliau LEBIH MARAH LAGI dengan Kata Ini Kacau Balau

Dan meminta DPD JPKP MINUT untuk Menulusuri Kasus ini di RS HERMANA LEMBEAN.

Pada saat itu relawan JPKP Kifli Olii mendapat petunjuk oleh ketua JPKP DPD Bitung untuk mengurus peryarataan administrasinya untuk kelengakapan berkas pasien ibu gladyne, surat keterangan ekonomi lemah dari guna mendapatkan rekomendasi KIS Dinas sosial Kota Bitung guna kepengurusan BPJS Pemerintah yang akan dikeluarkan oleh Kantor BPJS Bitung setelah pegurusan admistrasinya.

Disaat itu pula Kasus Ibu gladyne di ambil Alih oleh ketua DPW Sul-UT dan Memerintahkan Ke DPD BITUNG agar Pasien tsbt di bawa ke RSUD Kandou Manado mendapat Petunjuk dari Ketua DPW JPKP sulut, yang sedang memantau jalannya pendampingan pasien ibu gladyne yang SAMA SEKALI tidak ada kebijakan dari Rs. HERMANA Lemban terkait biaya operasi dan sebagainnya maka relawan JPKP kota Bitung ibu Khoni, ibu.Jein dan bapak Kifli langsung berkomunikasi lewat via telp dan chat wa group Room JPKP, untuk menyapaikan kepada ibu gladine bersama keluarganya dirumah yang mereka tinggal di kelurahan wangurer kec. Girian kota bitung, ibu jein langsung berkomunikasi dengan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Kelurahan Girian weru Dua untuk merujuk ke rumah sakit Prof. Kandouw malalayang dengan memfasilitasi tim medis dan ambulance Puskesmas Girian weru dua, disaat itu kifli relawan jpkp bitung lagi sementara berkoordinasi dengan ibu gladyne bersama keluarga dengan memeberikan pahaman yang lebih perinci terkait rujukan ke RS. prof Kandouw malalayang untuk peralihan perawatan dari RS. Hermana Lebean ke RS. Prof. KANDOUW malalayang dan pada saat itu juga dengan memberikan pemahaman secara terperici ttg perwatan dan fasilitas RS. Prof. KANDOUW dan pendapingan Relawan JPKP, baik itu DPW dan DPD Bitung, yang akan berkolaborasi memberikan perhatian yang lebih dalam pedampingan saat di rumah sakit Prof. KANDOUW, dan ibu gladine di jemput mobil ambulace pusekesmas girian weru dua bersama tim medisnya membawa ibu gladine ke rumah sakit Prof. Kandouw untuk dirawat lebih intensive dan ttp di dampingi relawan JPKP kota bitung, ibu khoni, ibu jein, bpk kifli setelah sampai dirunah sakit Prof. Kandouw malalayang pasien ibu gladine langsung di jemput oleh tim JPKP DPW SUL-UT yaitu BIRO SOSIAL JPKP DPW SUL-UT bersama medis dan Langsung mendapatkan penaganan awal dan saat itu juga di dapingi relawan JPKP DPW sulut BIRO Humas bersama mendampingi dan membantu kepengurusa administrasi sampai tuntas untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut terhadap ibu gladine, dari hasil pemeriksaan tim medis di rumah sakit Prof. KANDOUW secara akurat lewat pengambilan sampel darah dan rekam radiolgi yang dilakukan tim medis ibu gladine tidak perlu di operasi karena bayi yang di kandung sudah di posisi yang semestinya walaupun organ tubuh bayi sudah tidak utuh lagi akan di ambil tindakan tim medis lewat melahirkan normal walaupun bayi tersebut sudah tidak bernyawa lagi karena akan diberikan obat peransaang untuk mempercepat kelahiran bayi yang dikandung oleh ibu gladine, setelah mendapatkan jawaban yang pasti dari tim medis RS. Prof. Kandouw, jam 01.00 dini hari relawan JPKP Kota bitung kembali pulang untuk beristirahat, dan pasien ibu gladine di jaga oleh ibu kandungnya bersama adiknya perempuan dan Relawan JPKP kota Bitung, JPKP DPW propinsi sulut ttp memantau lewat informasi telekomunikasi via hp dan wa dengan keluarga ttng perkembagan pasien ibu gladine.

Demkian sementara hasil laporan kegiatan pendapingan ibuy gladine.

Tertanda

Zulkifly Ollii

(Wakil ketua II JPKP DPD BITUNG)

CC. KETUM

CC. PIC SOSIAL DPP

CC. KETUA DPW

Cc. BIRO SOSIAL DPW

CC.KETUA DPD MANADO

CC.DEVISI Sosial Dpd Manado

CC. KETUA DPD

BITUNG

CC. DEVISI SOSIAL DPD BITUNG